MAN Lumajang– Salah satu khazanah Islam yang sampai hari ini masih di pelajari di MAN Lumajang adalah Khottil Qur’an atau lebih dikenal dengan Kaligrafi Islam. Khotttil Qur’an di MAN Lumajang dikembangkan sebagai kegiatan ektra kurikuler.

Sejak MAN Lumajang membuka jurusan agama, seni kaligrafi juga dikembangkan di kelas XI dan kelas XII jurusan agama. Sampai hari ini tidak hanya kaidah kaligrafi murni yang dipelajari, tetapi sudah mulai merambah pada pengembangan hiasan mushaf dan kaligrafi kontemporer. Hal ini diakui oleh Ahmad Ihwanul Muttaqin salah satu pembina seni kaligrafi di MAN Lumajang. Ia mengatakan “awalnya anak-anak kita ajari qowaid khattil arabi, sekarang kita kembangkan juga hiasan mushaf dan kaligrafi kontemporer karena itu yang biasanya dilombakan” tuturnya

Lanjut ia menjelaskan kalau minat siswa terhadap pelajaran kaligrafi kontemporer lebih tinggi karena tidak membosankan. “Menjadi menyenangkan karena tulisan tidak harus bagus yang penting punya imajinasi dan pandai mengolah warna”._One

